Selasa, 31 Oktober 2017

Rasional Maraknya Korupsi di Indonesia

Image result for lawan korupsi
(source: KPK)

Sangat menarik menilik lebih jauh akar permasalahan penyebab terjadinya korupsi di Indonesia yang kian menjamur. Bukan tanpa alasan mengingat meskipun sudah dilaksanakan reformasi di badan pemerintahan, desentralisasi, bahkan sudah dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), korupsi berjamaah bahkan masih terus merambat. Pergantian rezim orde baru ke era yang lebih reformatif dan demokratif di tahun 1998 pun masih belum menunjukkan gereget signifikan. Bahkan tantangan baru pun bermunculan yaitu merambatnya korupsi ke sendi sendi pemerintahan baik pusat maupun daerah.

Tidak hanya di administrasi pemerintahan di Indonesia, korupsi juga menjamur di sektor perekonomian dan distribusi sumber daya. Apa yang salah? Ternyata, meskipun pembentukan KPK telah menorehkan prestasi dalam beberapa hal, tetapi kapasitas organisasi yang minim serta peraturan yang lemah menjadi bercampur dengan rendahnya kualitas peraturan yang ada yang bermuara pada suburnya praktik korupsi.

Berdasarkan Global Integrity Report (2011) ada 2 bentuk korupsi yang dikenal di Indonesia yaitu korupsi birokrasi dan grand corruption. Korupsi birokrasi terjadi akibat kapasitas administrasi sebuah negara yang masih tergolong lemah dan rendahnya penghasilan yang tidak memadai. Pada konteks artikel ini, bentuk korupsi birokrasi dan administratif menyebar pada semua sektor pelayanan publik dan agensi. Mencengangkan ketika mengetahui bahwa World Bank dan IFC Enterprise Survey menemukan bahwa hampir 15% perusahaan terkena dampak harus membayar suap kepada petugas pemerintah untuk memudahkan atau dikenal dengan "get things done". Ditambah lagi laporan Global Competitive Report yang mewawancarai 15,4% perusahaan pada tahun 2012 dan muncul dengan sebuah kesimpulan bahwa korupsi adalah permasalahan paling merugikan yang dapat mempengaruhi lingkungan bisnis Indonesia.

Institusi yang paling dipengaruhi oleh praktik korupsi berdasarkan Global Corruption Barometer (2010) adalah kepolisian, pengadilan, dan parlemen. Assesment ini ditujukan kepada masyarakat dan pebisnis. Tidak dapat dipungkiri bahwa kepolisian dan pengadilan menjadi sebuah tantangan besar untuk mencegah praktik korupsi jika institusi ini tetap digandrungi praktik korupsi. Bukan tanpa alasan mengingat mereka adalah instrumen untuk penegakan hukum dan menjamin keberadaan peraturan perundang-undangan di negara ini. Di samping itu, parlemen dan partai politik juga dikategorikan sebagai organisasi yang highly corrupt. Bahkan berdasarkan Transparency International (2011) organisasi ini dikategorikan sebagai extremely corrupt. Budaya closedoor meeting juga dapat menumbuhkan kesempatan untuk korupsi serta membatasi pers dan publik untuk memonitor. Lantas apa sebenarnya penyebab terjadinya korupsi ini?

Berdasarkan beberapa literatur, ada beberapa benang merah yang dapat diuraikan terkait mengapa ada korupsi. Tentu saja penyebab korupsi akan bervariasi di berbagai negara dan tergantung kepada kebijakan nasional, sejarah, tradisi birokrasi, dan kematangan pembangunan politik. Akademisi menunukkan adanya korelasi antara korupsi dengan variabel seperti rendahnya Gross Domestic Product, ketimpangan penghasilan dan ekonomi, inflasi, dan kompetisi tidak sehat. Tetapi arah korelasi antara korupsi dengan variabel tersebut tidak begitu jelas dan sulit untuk dipisah-pisahkan antara penyebab dan akibat dari korupsi pada setiap elemen. Ada juga konsensus yang menyatakan korupsi berkorelasi dengan serangkaian faktor struktural dan institusional seperti besarnya ukuran pemerintahan, bentuk dan tingkat desentralisasi, kualitas peraturan, adminitrasi pelayanan publik, dan hak politik dan sipil.

Fransisco Ramirez Tores juga memperkenalkan formula korupsi yaitu Reward (result) of corruption (Rc) > Penalty (Pty) x Probability of being caught (Prob). Korupsi dikategorikan sebagai kejahatan kalkulasi (Crime of calculation). Seorang pejabat akan tergoda untuk korupsi jika hasil yang didapatkan dari korupsi lebih besar dari pada penalti atau hukuman yang didapat dan kemungkinan untuk tertangkap. Logikanya jika seorang pejabat bisa meraih keuntungan sebesar 1 Triliun rupiah dan menderita kerugian 200 Milyar untuk membayar suap pihak pihak lain untuk menutupi kegiatan tersebut maka logikanya dia akan menghalalkan jalan itu. Jadi, jika praktik korupsi masih menjamur, maka salah satu penyebabnya adalah adanya mata rantai yang menggerogoti suburnya korupsi yang mengikutsertakan pejabat teras serta pejabat daerah. Sebelum era KPK, kans untuk tertangkap itu sangat kecil dan pinalti yang dikenakan juga sangat kecil walaupun tertangkap. Hal tersebut tidak sebanding dengan keuntungan yang didapat dari sebuah tindakan korupsi.

Di samping itu Klitgaard (1998) juga fokus pada analisis kesempatan korupsi berdasarkan persamaan bahwa korupsi sama dengan economic rents ditambah diskresi dikurangi akuntabilitas (C=R+D-A). Economic rents di konteks ini adalah regulasi pemerintah, sumber daya alam, aset negara. Dapat diartikan bahwa korupsi terjadi ketika economic rents ada, public officials dan para politikus memiliki diskresi dalam mengalokasikannya tetapi tidak disertai penegakan hukum yang kuat. Model ini dapat membantu mengetahui penyebab mengapa terjadi korupsi pada kasus individual.

Jika ditarik ke konteks di Indonesia dalam analisis tersebut, menarik bahwa meskipun sudah dilaksanakan berbagai reformasi institusi tetapi praktik korupsi masih menjadi persoalan besar. Ada beberap faktor yang menyebabkan yaitu faktor strutural yang meliputi jenjang penghasilan yang jomplang, ketimpangan antara si kaya dan si miskin yang kian melebar, serta judiciary yang sangat lemah.

Hal yang perlu dipelajari adalah mau tidak mau pemberantasan korupsi adalah tugas bersama. Untuk mencegah dan melawan korupsi akuntabilitas dan transparansi harus ditegakkan. Khusus untuk daerah, sangat penting agar masyarakat dan media serta komunitas lokal terlibat aktif terutama dalam pembuatan kebijakan, pembuatan keputusan, dan bagaimana dana daerah dibelanjakan. Terlebih lagi dalam melakukan aduan atau menjadi saksi. Ingat bahwa pemberantasan korupsi adalah tugas bersama. Sudah ada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK, https://lpsk.go.id). Diam Bukan sebuah Pilihan mengingat LPSK akan pasti melindungi. So, melawan korupsi akan dapat dilakukan dengan usaha masif dan bersama. Kita bisa!

Jumat, 29 September 2017

Pengembangan Inovasi Perkeretaapian Indonesia menuju Fokus Customer-Oriented



Menempatkan kepuasan customers sebagai prioritas bukan merupakan sebuah hal baru di dunia bisnis. Bahkan pernyataan tersebut kerap kali terpampang nyata di visi misi perusahaan. Senada dengan hal tersebut, Kereta Api Indonesia pun dengan tegas melantangkan bahwa perusahaan ini ingin menjadi penyedia jasa perekeretaapian terbaik dan fokus pada pelayanan pelanggan dan dapat memenuhi harapan para stakeholders. Transformasi dari product oriented menjadi customer oriented terus digulirkan dan menjadi concern dalam berbagai kebijakan yang ditetapkan. Hal ini menjadi penting karena perusahaan ini bertanggung jawab penuh untuk menjaga kepercayaan para stakeholders dengan memberikan pelayanan dan performa terbaik. Lantas apa masalahnya? Ternyata pernyataan tersebut jauh lebih mudah menggaungkannya daripada mewujudkannya. Keselamatan perekeretaapian, ketepatan waktu keberangkatan, pelayanan kepada customers dan kenyamanan masih jauh dari kata optimal. Hal ini menjadi sebuah mandat besar bagi PT KAI untuk berjibaku mewujudkan pemberian nilai tambah yang tinggi bagi stakeholders. Apa yang dapat dilakukan untuk merealisasikannya?

INOVASI adalah kuncinya. Bukan tanpa alasan mengingat berdasarkan data yang diperoleh, kereta api indonesia sudah mampu mengangkut penumpang 1 juta orang sehari. Namun sebelum bergerak ke inovasi, pertanyaan mendasar adalah seberapa realiable dan comfortable kereta api dapat digunakan sebagai moda transportasi utama di Indonesia? Pertanyaan itu akan dapat dijawab dengan melakukan assessment terhadap faktor Keselamatan, Ketepatan Waktu, Pelayanan, dan Kenyamanan. Dalam artian, faktor tersebut akan berdasar pada perspektif customers dalam ber-experience dengan perkeretaapian. Dibutuhkan pembahasan terpisah menggali keempat pilar tersebut, tetapi tidak naif jika disimpulkan bahwa saat ini keempat elemen tersebut masih jauh dari maksimal. Sebagai contoh adalah tingkat keselamatan yang masih rendah berdasarkan media release KNKT (2016) terkait investigasi kecelakaan perkeretaapian. Fakta tersebut mengungkap bahwa jumlah kecelakaan kereta api meningkat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yaitu 3 pada 2012, 2 pada 2013, 6 pada 2014, 7 pada 2015, dan 6 pada 2016. Menyedihkan melihat fakta bahwa pada tahun 2015 terdapat 4 kali tubrukan kereta api dan 6 kali anjlokan atau terguling pada tahun 2016. Lantas bagaimana meningkatkan nilai tambah bagi stakeholders melalui inovasi?

Again, semua inovasi harus dilihat dari perspektif customers. Dengan kata lain, apa yang mereka butuhkan, apa yang nyaman bagi mereka, bukan apa yang menurut PT KAI mereka butuhkan. Fasilitas dan sarana stasiun, sarana prasarana di kereta api, infrastruktur pada rel dan jalan kereta api, jumlah rangkaian kereta, frekuensi perjalanan dan penjadwalan merupakan area-area yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi stakeholders. Penyediaan pengalaman luar biasa bagi para pengguna jasa layanan kereta api menjadi hal yang patut dijunjung oleh seluruh elemen jajaran manajemen perekeretaapian.

Fasilitas dan Sarana Stasiun
Schedule board screen seyogyanya mandatory diperlukan di setiap stasiun. Fasilitas ini sederhana tetapi sangat bermanfaat dengan menilik stasiun-stasiun di negara maju seperti Inggris, Singapore, Belanda yang ada tidak hanya di stasiun besar tetapi juga di stasiun kecil. Di board tersebut dipampangkan berapa menit lagi kereta akan sampai di stasiun dimaksud, dan berapa lama lagi kereta berikutnya akan tiba. Jika memungkinkan penumpang disuguhkan informasi arrival kereta pada satu jam ke depan. Di bawah board tersebut juga perlu dibuat semacam running teks yang menjelaskan stasiun mana saja yang akan dilintasi kereta tersebut sampai ke terminate stasiun. Asumsikan semua penumpang adalah penumpang baru yang perlu informasi yang terintegrasi dalam satu board. Jika ada keterlambatan juga di-state disitu apakah estimasi terlambat 5 menit. Sehingga penumpang akan mendapatkan kepastian dalam perjalanan mereka.

Selanjutnya, indikator kualitas sebuah layanan perkerataapian atau dalam hal ini stasiun adalah sejauh mana stasiun tersebut menyediakan equal treatment terhadap kaum difabel. Mengapa demikian? Mereka juga mempunyai hak yang sama atas fasilitas kereta. Berkaca dari kualitas pelayanan kereta api di negara maju, hampir semua stasiun menyediakan lift atau jalur landai untuk kaum difabel yang difasilitasi sampai keluar stasiun dan masuk ke kereta. Jika hanya tangga atau eskalator, atau underpass pakai tangga, maka bisa diasumsikan kaum difabel tidak dihitung dalam komponen penumpangnya. Ini menjadi penting agar kereta api Indonesia concern terhadap fasilitas ini untuk menjadi moda transportasi yang reliable. Banyak yang masih memerlukan perbaikan di stasiun tetapi kedua hal tersebut menjadi faktor yang urgent yang harus segera seketika harus ditindaklanjuti dalam rangka kenyamanan penumpang. Juga jalur extension bagi para kaum difabel untuk keluar dari kereta ke peron menjadi penting.

Tidak kalah pentingnya adalah penggunaan bilingual pada sign board di seluruh stasiun sehingga di masa depan diharapkan kereta api menjadi moda transportasi yang nyaman buat pihak asing juga seperti di negera maju. Lagi-lagi, fokusnya adalah customer oriented. Kehandalan kereta api juga tidak terlepas bagaimana mampu mengakomodir semua pihak lokal maupun asing untuk bersama-sama menikmati fasilitas di kereta api termasuk stasiunnya.

Terdengar aneh mungkin saat ini bahwa penyediaan fasilitas WiFi di stasiun menjadi sangat krusial. Bagaimana tidak? Penumpang akan sangat merasakan kenyamanan dan kehandalan stasiun jika fasilitas free internet bisa diterapkan terutama di stasiun besar. Di negara maju hampir semua sudah menerapkan WiFi free access di stasiun besar. Boleh juga diterapkan seperti bandara free internet untuk waktu tertentu misalnya 30 menit untuk 1 device, sehingga hal tersebut mampu memfasilitasi waktu tunggu penumpang.

Sarana dan Prasarana di Rangkaian Kereta
Again, inovasi yang diusulkan adalah hal yang sangat sederhana, doable dan less costly. Poster informasi jalur lintas kereta api di atas pintu kereta yang ditampilkan adalah informasi statis. To be honest, hal tersebut tidak begitu informatif. Mengapa demikian? Lagi-lagi, anggaplah penumpang itu masih baru untuk jalur itu, apa yang mereka butuhkan? Sepanjang jalan mereka akan berpikir “saya sudah sampai dimana ini?’, “berapa stasiun lagi saya akan sampai?”. Berkaca dari perkeretaapian di negara maju, biasanya petunjuk jalur perlintasan kereta di atas pintu keluar kereta dibuat lebih dinamis dengan menggunakan lampu point kedap kedip ketika kereta akan menuju ke stasiun tersebut. Jadi penumpang dapat bersiap-siap dan tidak kebingungan sudah sampai di stasiun mana. Dengan kata lain, kenyamanan dalam kereta api berkaitan dengan kepastian dan ketersediaan informasi yang handal.

Selanjutnya, pemasangan information board screen bagi penumpang terkait perpindahan peron atau jalur berapa untuk tujuan stasiun tertentu di dekat pintu keluar kereta sangat penting terutama di stasiun pergantian kereta. Hal ini tidak dapat dielakkan lagi mengingat informasi tersebut perlu dimiliki sebagai kepastian harus bergerak ke peron berapa pada saat keluar kereta. Tidak perlu bertanya-tanya ke penumpang lain karena ada board tersebut. Wait, kan sudah ada sign board di stasiun untuk pergantian peron? Untuk hal ini, coba dibayangkan pada saat crowded di peak hour, semua orang diburu waktu, dan sangat tidak nyaman melihat sign board ke jalur mana pada saat berdesak-desakan di stasiun untuk keluar kereta. Perlu diketahui bahwa inovasi ini dikembangkan di kereta api Italia dan Spanyol, dan beberapa kereta api di Eropa Selatan. Asumsinya adalah penumpang masih baru di jalur itu dan tidak tahu informasi sama sekali.

Kehandalan dan kenyamanan kereta api dengan menambah moda transportasi rangkaian kereta pada peak hour. Untuk Kereta Commuter Line yang menjadi andalan masyarakat di luar Jakarta menuju tempat bekerja di daerah Jakarta menjadi sangat berdesak-desakan pada peak hour. Dengan kata lain, parfum yang dipakai dari rumah masih wangi berubah menjadi aroma keringat setelah keluar dari moda transportasi ini mengingat tingkat occupancy yang jauh melampaui batas kewajaran. Berapa menit sekali idealnya? Hal ini bisa disesuaikan dengan jumlah penumpang yang naik kereta pada jam sibuk di masing-masing jalur yang tentunya berbeda. Semangatnya adalah kenyamanan penumpang menjadi prioritas.

Infrastruktur dan Teknologi
Sesuai dengan international best practice perkeretaapian dunia, jalur kereta seharusnya dedicated untuk kereta. Dengan kata lain, tidak diperkenankan bagi moda transportasi lain untuk melintas di rel kereta tersebut. Tidak jarang kejadian konyol terjadi berupa kecelakaan di jalur perlintasan kereta karena sinyal kereta yang terlambat atau petugas penutup pembatas kereta yang lupa atau tidak ada di tempat. Sungguh sebuah hal yang memalukan. Pembangunan terowongan atau flyover bisa dijadikan solusi sehingga moda transportasi lain tidak melintas di rel kereta api.

Penggunaan teknologi Global Positioning System (GPS) selanjutnya dapat diutilisasi untuk melakukan deteksi keberadaan kereta yang diintegrasikan untuk sistem informasi di setiap stasiun untuk di-update ke schedule board screen. Teknologi ini akan secara maksimal memberikan kepastian waktu kepada para penumpang. Dengan harapan bahwa penumpang mendapatkan informasi yang valid dan pasti.

Konektivitas moda transportasi menjadi sebuah isu yang harus segera menjadi concern. Iniasi ini harus dimulai dari kereta api Indonesia. Konektivitas dengan moda transportasi lain seperti busway, bus umum menjadi sebuah solusi mandatory dalam penyediaan transportasi publik yang handal. Koordinasi dengan pihak terkait sangat penting untuk mengedepankan customer oriented focus.

Selanjutnya adalah komitmen pemeliharaan kereta api. Tidak semata-mata hanya fokus pada pengadaan tetapi menjadwalkan pemeliharaan yang dibuat secara berkala. Bukan tanpa alasan mengingat AC kereta tidak berfungsi, lampu yang tidak diganti, kereta yang kotor diharapkan tidak menjadi isu lagi ke depannya.

Sebagai penutup, mengubah mindset perusahaan yang tadinya product oriented menjadi customer oriented adalah sebuah proses yang memerlukan pengembangan inovasi berdasarkan perspektif customers. Di masa depan kereta api Indonesia diharapkan akan menjadi moda transportasi yang reliable dan memiliki tingkat kenyamanan yang tinggi sehingga experience penumpang mulai dari fasilitas di stasiun, sarana dan prasarana di kereta, dan kelengkapan infrastruktur akan mengusung sebuah kenyamanan. Hal dimaksud diyakini akan memberikan nilai tambah yang sangat tinggi bagi para stakeholders. Sehingga pada akhirnya, customer akan menyadari bahwa mereka adalah PRIORITAS.


Minggu, 06 Agustus 2017

Federal Matic Tawarkan 2x Revolusi Dingin

Banner. Source: Federal Oil Website
Perubahan perilaku konsumen, terutama pada motor, tidak dapat dihindarkan dari dunia bisnis. Bukan tanpa alasan mengingat kondisi perjalanan yang semakin padat membuat pilihan rasional konsumen lebih condong ke motor transmisi matic dari pada motor manual. Pengguna biasanya mengusung tingkat kenyamanan dalam berkendara. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa motor dengan transmisi matic memiliki loss power yang lebih besar dibanding motor manual. Mengapa demikian? Continuous Variable Transmission (CVT) pada motor matic memerlukan putaran mesin yang tinggi untuk dipenuhi terlebih dahulu supaya motor dapat bergerak jalan. CVT ini merupakan sebuah sistem transmisi yang tidak punya perseneling seperti pada motor manual. Hal tersebut berbeda dengan motor kopling yang dapat ditukar tenaga mesin ke level lebih rendah. Mau tidak mau, mesin matic harus bekerja lebih berat jika dibandingkan dengan motor manual. Sehingga sangat logis apabila temperatur mesin menjadi cepat panas. Ditambah lagi dengan posisi mesin transmisi matic pada motor biasanya lebih tertutup. Apakah itu menjadi penghambat kemajuan motor matic? Tentu tidak. Apa alasannya?

Suhu mesin boleh panas, tetapi ada Federal Oil yang menawarkan kehadiran Federal Matic Oil yang sangat dikenal dengan Spesialis Dingin. Penulis sudah merasakan sensasi bagaimana oil ini merupakan jawaban atas mesin panas pada motor matic. Awalnya, penulis berpikir bahwa oil yang mengusung tagline 2x revolusi dingin ini adalah sesuatu yang klise dari sebuah iklan. Namun setelah membuktikan memakainya, penulis menjadi paham bahwa Federal Matic Oil ini 2x Lebih Efektif, 2x Lebih Kencang, 2x Lebih Bandel. Terdengar sangat advertorial awalnya. Wajar, sangat wajar, mengingat penulis pun berpikir sama sebelumnya. Bukti yang akan menggiring persepsi atas sebuah karya produksi Federal Oil ini merupakan jawaban atas kekhawatiran pada transmisi matic. Bahkan sebuah kelayakan apabila Federal Matic Oil bisa dikategorikan sebagai Oli Motor Matic Terbaik. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak video berikut:

Menjadi Oli Motor Matic Terbaik bukan sebuah hal yang berlebihan, bahkan sangat layak. Mengapa demikian? Pada Federal Oil Matic memiliki Heat Protection Formula yang memiliki 2 spesifikasi kekentalan. Yang pertama adalah SAE 10W-40 untuk motor matic Yamaha. Serta SAE 10W-30 yang kerap diperuntukkan bagi motor Honda. Produk tersebut mengandung Viscoelastic molecules yang mampu meningkatkan akselerasi dan ketahanan mesin. Tidak hanya itu, Active Moly juga ada pada produk tersebut, yang mampu melindungi gesekan antar komponen pada mesin sehingga dapat menjaga suhu mesin tetap dingin. Bahkan produk ini mengandung Double ACT Cleaner yang mampu membersihkan kotoran pada seluruh permukaan elemen pada mesin, sehingga tidak heran apabila kinerja mesin menjadi lebih optimal. Di samping itu, dari hasil pengetesan pada jarak 3.500 km, Si Spesialis Dingin ini memiliki temperatur mesin yang secara average lebih rendah sekitar 10 derajat Celcius dibandingkan dengan para kompetitor. 

Hal ini dibuktikan oleh adik penulis yang membawa motor matic Yamaha milik penulis dari Medan ke Banda Aceh untuk menempuh perjalanan 780 km. Penulis memang sudah rutin memakai Federal Oil Matic yang dapat diperoleh hanya dengan harga Rp 38.000,-saja. Pada saat itu adik penulis meminjam motor matic penulis untuk pergi ke beberapa daerah di Banda Aceh. Mengingat mobil kami sedang di bengkel, maka tanpa berpikir panjang dengan mengedepankan mobilitas, beliau pun harus memakai motor matic penulis ke Banda Aceh. Tentu saja beliau stop and go. Lantas, apakah ada kendala? Capek sih tentu saja, siapa suruh kesana naik motor. Hehehe. Poin yang ingin dimunculkan adalah kondisi piston tetap mantap berkat perlindungan oli yang maksimal. Begitulah testimonial dari beliau. Sebagai tambahan, perlu diingat  terkait perawatan motor dengan mengganti oli setiap 2.000 km yang harus dilakukan secara rutin untuk performa kendaraan yang optimal. Jadi, perlu Oli Motor? Oli Motor Matic? Dan mencari Oli Motor Terbaik? Penulis berkeyakinan bahwa berdasarkan pengalaman dan pembuktian nyata Federal Oil Matic merupakan PILIHAN TEPAT bagi motor matic kami. Silahkan gali informasi lebih lengkap di www.federaloil.co.id. 

Sebagai penutup, sepakat dengan yang diusung pepatah yang mengatakan bahwa YOU WILL NOT BELIEVE IT UNTIL YOU TRY. Jadi, kata sudah disampaikan, saatnya anda membuktikan! 


love,
esra







Rabu, 28 Juni 2017

Distinctive Factor Olympic Residence Sentul: Wisata Alam Asri


(source: Website Olympic Residence Sentul)

Tidak dapat dipungkiri bahwa LOKASI suatu properti menjadi faktor utama yang sangat atraktif dalam memutuskan hunian atau investasi. Demikian juga halnya dengan Kota Sentul yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Secara geografis kota ini memiliki lokasi yang sangat strategis karena berada di antara Ibukota Indonesia DKI Jakarta dan Bogor. Lantas, mengapa harus Sentul?
Lokasi kota ini menjadikan pertumbuhan yang sangat pesat di berbagai sektor investasi terutama properti. Rasional pertama adalah kota ini menjadi salah satu daerah penyangga Ibukota Indonesia, DKI Jakarta. Sehingga tidak heran jika Kota Sentul dijadikan sebagai daerah limpahan berbagai program dan aktivitas dari DKI Jakarta. Selanjutnya, Kawasan Sentul juga telah memenuhi syarat sebagai kota mandiri yang dilengkapi fasilitas pendidikan, sekolah/kampus, bisnis, perbelanjaan, kesehatan, rumahs sakit, keamanan, hotel, perkantoran dan lain-lain. Kawasan Central Business District (CBD) Olympic bahkan sudah memiliki 68 perusahaan lokal dan asing. 
Dilengkapi dengan 12 arena golf skala internasional, Sirkuit Sentul dan Sentul International Convention Center mampu mengantarkan Sentul sebagai hunian berkelas dunia. Namun demikian, keuntungannya adalah kota ini memiliki harga perolehan properti yang relatif masih lebih murah dibanding daerah penyangga Jakarta yang lain. Lalu, kota ini juga didukung oleh sektor infrastruktur seperti pembangunan jalan tol. Lantas, apa yang menjadikan kota ini distinctive? Toh, kota lain seperti Serpong, Bekasi, Tangerang, Depok yang juga menjadi penyangga Jakarta memiliki fasilitas yang juga hampir sama.
Yang paling menarik atau distinctive dari Kota Sentul dibanding daerah penyangga lain adalah daerah wisata dan alam yang asri. Bisa dibayangkan sebuah kota mandiri yang memiliki fasilitas lengkap, juga memiliki aset penggerak perekonomian di sektor pariwisata. Bagaimana tidak? Setiap weekend atau hari libur nasional, warga Jakarta dan daerah lain berbondong-bondong pergi menikmati wisata alam yang ditawarkan di Kawasan Sentul. Sehingga sangat beralasan jika kawasan ini dikategorikan sangat atraktif sebagai hunian atau investasi mengingat daya tarik yang ditawarkan juga meliputi wisata alam asri.
Mall-minded mendatangkan kejenuhan bagi para orangtua dan anak. Sehingga alternatif aktivitas keluarga yang menyatu dengan alam menjadi hal yang perlu direvitalisasi. Banyak orang mengkhawatirkan perkembangan anak jika setiap hari libur pergi ke mall. Baik, memang perlu juga kesana, tetapi akan lebih baik jika anak juga diperkenalkan lebih intense dengan hal-hal yang menyatu dengan alam. Di samping itu, anak-anak dan orangtua juga bisa menikmati waktu wisata bersama dan menyapa alam.
Limited budget? Tenang. Itu bukan lagi menjadi masalah. Betul, landed house memang sangat menggila harganya, tetapi masih ada hunian vertikal. Lantas, hunian vertikal seperti apa yang direkomendasikan?
Mengusung tema Smart Green Living, Olympic Residence Sentul yang berlokasi di kawasan industri Olympic CBD, Sentul, menjawab pertanyaan tersebut. Hunian nyaman dan investasi yang menjanjikan adalah tawaran konsep apartemen ini. Bukan tanpa alasan mengingat apartemen ini terletak di area Sunrise Property yang dipercaya akan bersinar dan bertumbuh pesat di next couple years.
Informasi lebih lengkap terkait apartemen ini dapat dilihat di website https://www.olympicresidence-sentul.com/home
Berikut silahkan disimak Olympic Residence Sentul 

Lengkap merupakan kata yang tepat menggambarkan fasilitas di apartemen ini. Bagaimana tidak? Dengan dilengkapi beragam fasilitas seperti kolam renang, arena bermain anak, jogging track, dan gym center, apartemen ini menawarkan keunggulan berkelas. Itu saja? Tentu tidak. Penghuni pun dimanjakan dengan konsep One Stop Living yang dipenuhi oleh food court, cafe, groceries store, dan sarana shopping area. Harga apartemen ini pun dibuka mulai Rp 300 juta, atau melalui mekanisme angsuran mulai Rp 2.000.000,- per bulan. Produk apartemen ini dibagi ke dalam 4 pilihan yaitu Studio (luas 22 m2), 1 Bedroom (luas 33 m2), 2 Bedroom (luas 39 m2), dan 2 Bedroom Corner (luas 42 m2).
Again, lokasi! Dengan berada sangat dekat ke gerbang tol Sirkuit Sentul, dari apartemen, penghuni hanya memerlukan waktu tempuh 20 menit ke Jakarta dan 10 menit ke Bogor. Apartemen yang memiliki lahan seluas 6.471 m2 ini segera akan dilengkapi dengan shuttle bus internal dan Light Rail Transit (LRT). Wow.. Sebuah investasi yang sangat menjanjikan tentunya. Selanjutnya, dengan mengusung konsep Hybrid Apartmentdan Private Apartment, properti ini didesain kokoh dalam sepasang bangunan tower yang sarat dengan nilai eksklusif pada keseluruhan 780 unit ini.
Penghuni pun akan mampu menyatu dengan wisata alam yang menjadi primadona di kawasan Jabodetabek ini. Hal ini lah yang menjadikan keberadaan lokasi apartemen ini menjadi distinctive dan unik.
1. Sirkuit Sentul
(source: Google Image)
Sirkuit ini sering digunakan untuk balap motor berskala internasional seperti ajang Asian F3, A1 Grand Prix, dan GP2 Asia. Bahkan pernah menjadi host MotoGP hingga tahun 1997. Sirkuit yang memiliki panjang 4.12 km ini juga memiliki fasilitas bungalow, hotel, lapangan golf internasional, restoran, dan pusat rekreasi. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri khususnya di sisi investasi properti.
2. Sentul International Convention Center
(source: Google Image)
Sentul City International Convention Center (SICC) merupakan gedung pertemuan multifungsi yang mampu menampung kapasitas 12.000 orang. Bangunan yang didirikan di atas lahan seluas 6,4 Ha memiliki luas bangunan 22.000 m2. Gedung ini biasanya menjadi spesialis untuk acara akustik. Bahkan Justin Bieber dan Katy Perry pernang tampil di gedung ini. Bisa dibayangkan prospek investasinya mengingat hunian Olympic Residence Sentul sangat dekat dengan gedung ini.
3. Arena Golf Skala Internasional
(Source: Google Image)
Terdapat 12 arena golf berskala internasional di Sentul. Para penghuni apartemen Olympic Residence Sentul dapat menikmati olahraga ini jika membutuhkan. Dari sisi investasi, dipastikan apartemen ini sangat berprospek berdasarkan lokasinya yang sangat dekat dengan venue olahraga elit ini.
4. JungleLand
(Source: Google Image)
Konsep wisata Theme Park di area Sentul Bogor ini menawarkan 28 wahana permainan yang bisa dinikmati, seperti Ship Adventure, Jeep Tour, Kiddy Land, Rainbow Train, Mini Bumper Car, Water Flume, Flying Bike, Haunted House, dan masih banyak lagi. Keluarga dijamin akan sangat menyukai arena ini mengingat lokasinya dikelilingi alam yang asri. Wow.. Kebayang bagaimana fun dan serunya.
5. Air Terjun Bidadari
(source: Google Image)
Lokasi wisata ini menjadi icon wisata kota Sentul dan Bogor dan menjadi destinasi wisata unggulan di Sentul Paradise Park. Betul, desainnya memang tidak murni natural karena mnegalami pengembangan wahana buatan seperti kolam renang. Tetapi air yang mengalir disini adalah sangat alami dan jernih. Kolam ini pun tidak ada bahan kimiawi dan airnya didatangkan langsung dari sumbernya. Sehingga kolam ini aman dan tidak menyebabkan iritasi kulit. Uniknya dasar kolam menggunakan pasir putih. Wahana lain yang dapat dinikmati di area ini adalah perahu tangan, Wave pool, Lazy pool, dan Flying Fox. Penghuni apartemen Olympic Residence Sentul dan masyarakat lainnya dapat menikmati wahana ini dengan memiliki privilege jarak yang sangat dekat.
6. Pasar Ah Poong
(source: Google Image)
Restoran ini memiliki konsep terbuka dan menggabungkan dengan panorama alam yang indah dengan aliran sungai Cikeas dan juga dilengkapi dengan suasana pegunungan yang menyejukkan. Sehingga jangan heran jika para pengunjung restoran ini menikmati kuliner dan betah berlama-lama di area ini. Jika tidak sedang musim hujan, area ini juga memberikan layanan perahu untuk sightseeing gratis. Wow... Bagi yang belum pernah, area ini wajib dicoba. Again, privilege bagi para penghuni apartemen Olympic Residence Sentul adalah jarak yang sangat dekat ke area ini. Ibaratnya pakai daster juga bisa datang kesini untuk menikmati panorama dan kuliner di saat pengunjung lain datang sangat rapi karena datang dari jauh.
7. EcoartPark
(source: Google Image)
Taman Eco Art Park dibagi jadi 2 wilayah yaitu science garden dan sclupture garden. Di taman patung, pengunjung bisa menemui patung robot yang terbuat dari sparepart mobil yang mirip robot transformer. Berbagai patung lain juga dapat ditemui di area ini. Garden science tidak kalah menariknya dengan menawarkan parabola aktif. Sehingga pengunjung bisa mendengarkan suara yang merambat melalui pipa suara pada parabola tersebut. Di samping itu, di area ini terdapat saung-saung yang bisa dimanfaatkan untuk istirahat. Bagi para pecinta potografi, area ini akan menjadi objek pemotretan yang menjanjikan.
8. Hutan Pinus Gunung Pancar dan Pemandian Air Panas Gunung Pancar
(source: Google Image)
Objek wisata ini menawarkan suasana tenang dan sejuk sebagai obat paling mujarab menghilangkan penat dari riuhnya kehidupan kota. Oksigen yang dihasilkan dipercaya mampu menjadikan pengunjung menjadi rileks. Di samping itu, pengunjung juga bisa hiking ringan, outbound, fun games, bahkan camping. Lalu, pengunjung juga bisa menikmati pemandian air hangat yang ditawarkan di area ini. Lokasi wisata ini juga kerap dipakai untuk pemotretan pre-wedding. Again, lokasinya sangat dekat dengan Olympic Residence Sentul. 
Sebenarnya masih banyak lagi area wisata alam asri yang menjadi faktor distinctive apartemen Olympic Residence Sentul ini. Dan sebagai penutup, lokasi suatu apartemen, fasilitasnya, dan fasilitas di area sekitarnya adalah faktor yang lazim ditawarkan dan dimiliki oleh berbagai bisnis properti. Tetapi, kenyamanan dengan memiliki akses yang sangat dekat ke daerah wisata alam yang asri akan menjadi faktor pembeda dari lokasi properti lainnya. Dan itu dijawab dengan pasti oleh Olympic Residence Sentul. PERFECT!

Rasio Utang Terkelola, Produktivitas Terwujud, Rakyat Sejahtera

Apa yang terlintas di benak anda ketika mendengar kata Utang?  Kecenderungan orang akan berpikir parsial dengan terarah ke negatif k...